Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Pendidikan

Program Seminar, BEM FKIP Unismuh Makassar Hadirkan Tokoh Perempuan Nasional dan Rijal Djamal

38
×

Program Seminar, BEM FKIP Unismuh Makassar Hadirkan Tokoh Perempuan Nasional dan Rijal Djamal

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, MAKASSAR – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) Makassar melaksanakan program Seminar Keperempuanan bertajuk nasional, Jum’at, 28 Juli 2023

Kegiatan tersebut digelar di Balai Sidang Lantai 2 Unismuh Makassar dengan mengangkat tema “Peran dan Paradigma Kepemimpinan Perempuan dalam Berbangsa dan Bernegara”

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unismuh Makassar yakni Wakil Dekan III Dr. Muhammad Akhir, M.Pd, serta Pimpinan Kelembagaan Unismuh Makassar, yakni Presiden Mahasiswa Ahmad Rafiq yang baru saja terpilih beberapa pekan yang lalu.

Disisi lain, BEM FKIP Unismuh Makassar mendatangkan para Narasumber dan Tokoh Perempuan Nasional yakni Dr. Ulfah Mawardi, M.Pd. selaku Staf Khusus Menteri PPPA Bidang Anak, Prof. Dr. Munirah, M.Pd Akademisi FKIP Unismuh Makassar, Hj. Andi Mirna, SH Kepala Dinas PPPA Provinsi Sulsel,
dan Ariska, S.Pd, Sekretaris Bidang Immawati DPD IMM Sulsel yang dipandu langsung oleh Moderator Rijal Djamal, S.S., M.Si, CPT Tokoh Pemuda Sulsel.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Dekan III FKIP Unismuh Makassar Dr. Muhammad Akhir, M.Pd.

Dalam sambutannya, Muh. Awaluddin Faturrachman Selaku Ketua Umum BEM FKIP Unismuh Makassar mengatakan bahwa kegiatan seminar keperempuanan diadakan karena tidak terlepas dari pembacaan kritis dan hasil diskusi teman-teman di internal kelembagaan fakultas tentang bagaimana kemudian perempuan harus bisa beradaptasi dan mampu menjadi tokoh lokomotif dalam sebuah perubahan.

“Perempuan saat ini tidak hanya dipandang sebagai manusia yang lemah dalam ketidakadilan yang terjadi. Semisal perampasan hak dan diskriminasi terhadap perempuan tentang kekerasan baik persoalan pelecehan seksual yang marak terjadi didunia pendidikan, peranan sosial dan lain sebagainya. Akan tetapi, keberadaan perempuan harus mampu mengambil peran dan memandang bahwa jawaban dari tantangan bangsa dan negara dapat diejawantahkan melalui keterlibatan dirinya dalam dunia Pendidikan, Sosial, Kemahasiswaan dll,” ungkapnya.

Muh. Awaluddin Faturrachman menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan bahwa para peserta dapat mampu saling memahami diantara satu sama lain, baik laki-laki memahami perempuan, atau sebaliknya. Dengan begitu, forum ini dapat membuka cakrawala berfikir kita dalam memandang bahwa keberadaan perempuan sangat diperlukan.

Sementara itu, ditempat yang sama Wakil Dekan III FKIP Unismuh Makassar Dr. Muhammad Akhir, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan dan mengapresiasi para panitia, pengurus yang telah memaksimalkan persiapan kegiatan.

“Awalnya saya sangat ragu pada Ketua Umum terhadap apa yang ingin ia adakan. Keraguan itu dipatahkan dengan terbuktinya bahwa para peserta membludak hingga ratusan orang. Saya sangat terharu, dan mengapresiasi Ketua Umum yang memiliki jiwa optimis dan semangat penuh untuk melaksanakan dan para pengurus yang telah mempersiapkan dengan matang seminar keperempuanan ini,” ungkapnya.

“Kita butuh sosok seperti Awal yang memiliki sikap optimis dan ikhtiar dalam melaksanakan kegiatan. Dilain sisi, seminar keperempuanan merupakan wadah dalam menyatukan dan memandang bahwa perempuan merupakan sosok yang paling penting dalam kehidupan kita,” pungkasnya.

Kegiatan ini dimeriahkan oleh dosen, mahasiswa internal kampus Unismuh Makassar, kelembagaan internal dan eksternal kampus. Sedangkan hadir beberapa mahasiswa yang berasal dari UIN, UNM, Unhas dan kampus yang berada di Kota Makassar. Daftar Absensi peserta yang terdaftar ±300 orang.

(Alif)