BARRU, Matajurnalisnews.com โ Pemerintah Kabupaten Barru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang bersumber dari APBN Tahun 2025 untuk mendukung program Luas Tambah Tanam (LTT) di Baruga Singkeru Adae Barru Sulsel pada Rabu, (4/3/26).
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bukti keseriusan daerah dalam mengoptimalkan potensi pertanian sekaligus mempercepat peningkatan produksi pangan di Kabupaten Barru.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Barru tidak boleh hanya menjadi penonton dalam program bantuan pemerintah pusat dan provinsi.
Menurutnya, capaian kinerja pertanian yang terus meningkat menjadi alasan kuat sehingga daerah layak mendapatkan dukungan anggaran dari APBN melalui Kementerian Pertanian.
Dengan luas lahan sekitar 15.000 hektar, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga kurang lebih 36.000 hektar. Peningkatan tersebut bukan karena perluasan lahan fisik, melainkan melalui inovasi Indeks Pertanaman (IP), dari satu kali tanam menjadi dua bahkan tiga kali dalam setahun (IP 200 hingga IP 300).
โInovasi ini membuktikan bahwa optimalisasi lahan yang ada mampu menghasilkan produktivitas lebih tinggi,โ ujarnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi gabah kering giling di Barru naik dari 113.000 ton menjadi 136.000 ton atau meningkat sekitar 21 persen. Ketersediaan Alsintan dinilai menjadi faktor penting dalam percepatan olah tanah, tanam, hingga panen.
Dampaknya pun terasa pada pertumbuhan ekonomi daerah. Tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Barru berada di kisaran 4 persen dan meningkat menjadi 5 persen pada 2025โtertinggi dalam enam tahun terakhir. Sektor pertanian disebut sebagai tulang punggung utama penggerak ekonomi daerah.
Sebanyak 13 kelompok tani menerima total 25 unit Alsintan yang terdiri dari 10 unit traktor roda dua (TR2), 8 unit traktor roda empat (TR4), serta 7 unit traktor crawler.

Bupati juga menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya. Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan adanya praktik pungutan liar.
Sebagai bentuk komitmen, seluruh kelompok tani penerima telah menandatangani fakta integritas untuk menggunakan bantuan sesuai peruntukan dan tidak memindahtangankan alat ke pihak lain. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan secara berkala.
Keberhasilan sektor pertanian Barru, lanjutnya, turut mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden. Ke depan, Pemkab Barru juga akan mengembangkan program unggulan tahun 2026, termasuk kawasan Eco Edu Wisata yang terintegrasi dengan pertanian dan peternakan.
Perwakilan Kementerian Pertanian, Muh. Amin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Barru yang dinilai progresif dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Kepercayaan pemerintah pusat untuk melanjutkan program nasional di Sulawesi Selatan, khususnya Barru, menjadi indikator kinerja daerah yang semakin baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ahmad, dalam laporannya menjelaskan bahwa dukungan sarana prasarana terus diperkuat melalui program optimasi lahan, cetak sawah, perpompaan, serta penyediaan benih dan penangkar guna mendukung peningkatan indeks pertanaman.
Ia juga mengingatkan agar seluruh Alsintan dirawat dengan baik. Setiap alat memiliki garansi satu tahun dan akan disertai pelatihan operator agar pemanfaatannya optimal dan berkelanjutan.
โKita berharap bantuan ini benar-benar menjadi modal utama peningkatan kesejahteraan kelompok tani dan membawa pertanian Barru semakin maju,โ pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Barru optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di tahun-tahun mendatang, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden.












