Iklan
Kab. Gowa

Stok Gas LPG 3Kg Langka, Warga Gowa Terpaksa Masak Pakai Kayu

×

Stok Gas LPG 3Kg Langka, Warga Gowa Terpaksa Masak Pakai Kayu

Sebarkan artikel ini
Gas 3kilogram Kosong (dok ist)
Gas 3kilogram Kosong (dok ist)
Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

GOWA, Matajurnalisnews.com – Keluhan warga terkait sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram (kg) mulai mencuat di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus berkeliling mencari gas bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari. Bahkan, ada warga yang mengaku terpaksa menggunakan kayu bakar karena tidak mendapatkan LPG 3 kg.

Salah satu keluhan disampaikanย  warga berinisial H yang tinggal di Jalan Pallantikang, Kelurahan Katangka, Kabupaten Gowa, Minggu (6/9/2026).

Warga mengaku kebingungan lantaran LPG 3 kg sulit ditemukan di sejumlah tempat.

โ€œKasihan, bagaimana mi ini kalau gas 3 kilo sudah tidak ada. Kita mau cari dan beli di mana,โ€ ujar salah seorang warga berinisial H.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya yang mengaku sejak pagi berkeliling mencari LPG 3 kg.

โ€œSudah kali keliling datang cari gas elpijinya yang 3 kilo, tapi sampai saat ini dari pagi sampai sekarang belum dapat. Terpaksa kami masak pakai kayu yang dikumpul-kumpul untuk memasak,โ€ keluhnya.

Sulitnya memperoleh LPG 3 kg membuat warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera turun tangan memastikan ketersediaan LPG bersubsidi tersebut di tingkat pangkalan.

Bagi masyarakat, LPG 3 kg merupakan kebutuhan utama untuk memasak. Ketika stok sulit diperoleh, warga terpaksa mencari ke lokasi lain atau menggunakan bahan bakar alternatif.

Kondisi tersebut juga berpotensi menambah beban rumah tangga serta pelaku usaha kecil yang bergantung pada LPG 3 kg dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Apabila stok di pangkalan kosong, sebagian warga berpotensi membeli melalui pengecer dengan harga lebih tinggi.

Bagi pedagang makanan dan pelaku UMKM, meningkatnya biaya energi juga dapat berdampak terhadap biaya produksi dan berpotensi memengaruhi harga jual.

Meski demikian, keluhan warga tersebut belum dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan bahwa LPG 3 kg mengalami kelangkaan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa.

Iklan

Kondisi di lapangan dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari distribusi, peningkatan permintaan, hingga ketersediaan stok di tingkat pangkalan.

Di tingkat regional, Pertamina Patra Niaga sebelumnya menyatakan melakukan penguatan pasokan LPG 3 kg di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melalui tambahan pasokan atau extra drop ping.

Sejumlah daerah yang disebut mendapat tambahan pasokan di antaranya Wajo, Sidrap, Soppeng, Parepare, Barru dan Pinrang.

Karena itu, apabila pasokan regional tersedia namun masyarakat di wilayah tertentu masih kesulitan mendapatkan LPG 3 kg, kondisi distribusi hingga tingkat pangkalan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Kelangkaan atau keterbatasan stok di tingkat pangkalan juga berpotensi mendorong masyarakat membeli LPG 3 kg melalui jalur pengecer dengan harga lebih tinggi.

Situasi tersebut dapat memberikan tekanan tambahan bagi rumah tangga maupun pelaku usaha mikro.

Jika berlangsung dalam waktu lama, kenaikan biaya energi dapat meningkatkan ongkos produksi pedagang makanan dan pelaku UMKM. Dampaknya berpotensi merembet pada harga jual produk.

Di sisi lain, informasi mengenai sulitnya mendapatkan LPG juga berpotensi memicu pembelian berlebihan. Kondisi tersebut dapat membuat stok di tingkat pengecer maupun pangkalan lebih cepat habis.

Terkait keluhan warga tersebut, Kabid Perdagangan dan Industri Kabupaten Gowa telah dikonfirmasi mengenai kondisi ketersediaan dan distribusi LPG 3 kg di wilayah Gowa.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun penjelasan terkait keluhan warga mengenai sulitnya memperoleh LPG 3 kg di sejumlah titik.

Wartawan: Tim Red, Editor: Aisyah