Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Makassar

Dinilai Gagal, PPM: Copot Kejati Sulsel

27
×

Dinilai Gagal, PPM: Copot Kejati Sulsel

Sebarkan artikel ini

Mata Jurnalis News, MAKASSAR – Puluhan massa dari Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan, Jln Urip sumiharjo Kota makassar, Kamis (15/7).

Aksi dilakukan terkait beberapa kasus yang sudah dilaporkan namun tidak kunjung mendapat atensi dan perhatian dari Pihak Kejati sulsel.

“Kehadiran kami kesini untuk mempertanyakan beberapa kasusnya yang dimana hingga saat ini belum juga ada tindak lanjut dari kejati Sulsel,” ujar Uchiha (Jenderal Lapangan).

Diketahui beberapa kasus yang dilaporkan diantaranya kasus suap yang menjerat mantan bupati Bulukumba dan beberapa kontraktor juga ASN terkait proyek DAK 49M yang sejak tahun 2018.

“Beberapa kasus tersebut tidak mendapat titik terang, kasus dana bantuan sosial yang masuk ke sekretariat DPRD Sulsel berpotensi melawan hukum dan merugikan negara dan juga kasus BPNT kabupaten Pangkep yang banyak menuai polemik di masyarakat,” terannya.

Lanjut ia katakan, kehadiran kami kali ini sebagai bentuk mosi tidak percaya lagi terhadap kinerja Kejati Sul-Sel yang sampai hari ini beberapa kasus yang dilaporkan tidak ada titik terang bahkan ironisnya ada tersangka satu orang namun tidak kunjung ditahan atau dikembangkan kasusnya, seperti kasus suap 49M DAk Kab. Bulukumba.

“Kami meminta agar semua kasus yang pernah kami laporkan segera di atensi dan mendapa perharian sebagai bentuk ketegasan dalam pemberantasan korupsi,” pintanya.

Di tempat terpisah saat di temui Ketua Umum PPM Impi puto Sambu dalam peryataanya mengatakan, akan melakukan pelaporan secara kelembagaan kepada Kejaksaang Agung RI terkait kinerja Kejati sulsel yang tidak tegas terhadap kasus korupsi

“Dalam waktu dekat baik secara aksi dan pelaporan secara persuratan kelembagaan akan kami tempuh agar beberapa kasus korupsi yang kami laporkan segera di atensi juga sekaligus meminta kejagung RI mengevaluasi kinerja dan mencopot kepala kejati sulsel,” tegas Impi puto Sambu.

(Wisnu)