Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kab. Gowa

Perbaikan Jalan Belum Terealisasi, Warga Paranglompoa Protes Dengan Tanami Pohon Pisang

14
×

Perbaikan Jalan Belum Terealisasi, Warga Paranglompoa Protes Dengan Tanami Pohon Pisang

Sebarkan artikel ini
Jalan rusak membuat Puluhan warga dusun borong bulo desa Paranglompoa kecamatan Bontolempangan kabupaten Gowa melakukan aksi protesnya dengan tanami pohon pisang, Rabu (6/1/2021)

Mata Jurnalis News, GOWA – Puluhan tahun indonesia merdeka, kesejahteraan hanya masih menjadi bualan para pembual dan penjual narasi. Sarkas ini dikeluhkan warga dusun borong bulo desa Paranglompoa kecamatan Bontolempangan kabupaten Gowa.

Keluhan infrastruktur jalan yang tidak memadai ini disampaikan oleh warga setempat. Jalan tanah yang kerapkali berlumpur dan licin ini sering mengakibatkan kecelakaan bagi para pengendara bahkan meregang nyawa.

Keluhan ini menanggapi perhatian pemerintah dan perangkat terkait dalam pembenahan dan pembangunan jalan di Desa ini.

Cara kritik ini disampaikan Masyarakat sedikit berbeda dengan yang lain, tidak melakukan demonstrasi apalagi konfrontasi, mereka bebondong- bondong menanam pohon pisang ditengah jalan yang licin dan berlumpur itu, rabu 6 Januari 2021.

Harapannya agar pemerintah maupun instansi terkait sadar akan tugas dan wewenangnya untuk melakukan perbaikan agar jalan tersebut bisa dilalui dan digunakan dengan baik.

“Capek meki dijanji terus, katanya mau diaspal, sampai hari ini belum, lebih baik ditanami pohon pisang saja”, ujar warga nggan menyebut namanya.

Secara terpisah, Kepala Desa Paranglompoa saat dikonfirmasi wartawan, sabtu (9/1), membenarkan Janji yang pernah tersampaikan.

“Bupati yang sendiri sampaikan itu (janji pembangunan jalan_ Red)” ujar Yusuf HP, Kepala Desa Paranglompoa.

Beliau juga menambahkan, terkait aksi yang dilakukan oleh warganya, dirinya telah memberikan penjelasan alasan pembangunan jalan ini itu tertunda.

“Tahun di depan kemarin (2019_Red) itu sudah ada anggarannya, tapi karena COViD, makanya dana 15 M itu dialihkan ke COViD. Nanti tahun ini baru ada. Sudah ada dibahas di DPR” Terang Yusuf H.P.

Kahar, salah satu perwakilan warga yang protes atas perbaikan jalan ini mengharapkan pembenahan oleh pemerintah Daerah Gowa dan atau instansi terkait,

“Harapan kami agar pemerintah segera membenahi jalan kami”, jelas Kahar mewakili warga dusun borong bulo.

(Red)