Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Bersama IKAT Jepang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIBOS Gelar Seminar Nasional

×

Bersama IKAT Jepang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIBOS Gelar Seminar Nasional

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, MAKASSAR – Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Bosowa Bersama Ikatan Alumni Training Jepang Sul-Sel (IKAT JEPANG) menggelar kegiatan Seminar Nasional dengan Tema,”Strategi Bupati Milenial Membangun Daerah”

Secara Virtual Seminar nasional digelar di Balai Sidang 45, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (25/1/22) kemarin yang dibuka oleh Rektor Universitas Bosowa, Prof.Dr.H.Ir.Muhammad Saleh Pallu,M.Eng.

Muhammad Saleh Pallu dalam sambutannya mengatakan.Tentunya pembangunan nasional ini ditopang oleh Pembangunan,dimulai dari pembangunan daerah. pembangunan tidak hanya bersifat infrastruktur saja, akan tetapi lebih terpenting adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan skil.

“Dan hari ini kita sudah terhubung dengan para bupati milenial yang sangat masih muda memimpin daerahnya masing-masing, tentunya menjadi penopang bagi kekuatan ekonomi, dan menjadi kekuatan pembangunan di Sulawesi Selatan,”Kata Dia.

Dalam sambutannya Bupati Maros,H.Andi Syahril chaidir syam, S.Ip., MH. Lewat virtual zoom mengatakan.

“Dengan melakukan inovasi inovasi pembangunan kita harus bekerja sama dengan pihak2 terkait dapat melakukan manuver untuk percepatan pembangun dan PEMKAB Maros jg telah menerima bantuan2 dari UNIBOS MAKASSAR utamanya alumni2 UNIBOS. ” ujar Bupati Maros

Pemerintah Kabupaten Pangkep(Pemkab)
yang terhubung dalam Via Zoom,
H. Muhammad Yusran Lalogau.S.Pi., M.Si Mengatakan, Percepatan pembangunan ini telah kami lakukan baik itu dari sektor pertanian maupun perikanan telah kami lakukan untuk percepatan pemulihan ekonomi.

Adapun dari sesi penanggap H.Fajar Machmud mengatakan, inti dari Bupati mereka mengarah kesejahteraan masyarakat dimana saat ini pemulihan ekonomi yang lambat akibat pandemi, namun kita selalu dituntut bersinergi satu sama lain.

“Utamanya pemberdayaan skill dan sumber daya manusia ( SDM) dimana era globalisasi yg sangat cepat berubah, olehnya itu kita dituntut untuk melakukan manuver2 agar SDM kita bisa mengikuti jaman”. tutur Fajar.

Sebagai penggagas anak milenial atau Salah Satu dari Penanggap di Seminar Nasional Hari ini.

Andi Rante, mengatakan pengangguran yang ada akibat pandemi menyimpulkan dari data omnibus law ada sekitar 9 jutaan.

“Hal ini merupakan Pekerjaan Rumah (PR) buat kita bersama, utamanya pemerintahan kota dan kabupaten,
Jadi pemerintah menggenjot untuk melakukan percepatan skill dan SDM agar pengangguran bisa diminimalisir,maka tiap2 lembaga memberikan pendidikan yang basicnya adalah sistem advokasi.” Tandas Andi Rante.

Ditempat yang sama Arifuddin mane mengungkapkan, Mana ada pembangunan berjalan dgn baik kalau tidak ada kerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti salah satunya legislatifnya, jadi intinya untuk percepatan pembangunan maupun perekonomian harus ditunjang oleh kerja sama yang baik oleh pihak2 terkait.

“Kemudian partisipasi masyarakat juga sangat penting untuk membantu percepatan pembangunan dan perekonomian.” Jelas Arifuddin (Dekan fakultas ekonomi dan bisnis Unibos)

(Hasnur/Aso)