Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kab. Barru

Bupati Suardi Saleh Pantau Langsung Pelaksanaan Uji Kompetensi ASN Barru

69
×

Bupati Suardi Saleh Pantau Langsung Pelaksanaan Uji Kompetensi ASN Barru

Sebarkan artikel ini
Bupati Baru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si saat memantau langsung pelaksanaan Uji Kompetensi (Pemetaan Talenta) ASN Pemkab Barru di Laboratorium Teknik Informatika SMKN 1 Barru, Selasa (14/11/2023).

MATA JURNALIS NEWS, BARRU – Bupati Baru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si memantau langsung pelaksanaan Uji Kompetensi (Pemetaan Talenta) ASN Pemkab Barru yang diselenggarakan di Laboratorium Teknik Informatika SMKN 1 Barru, Selasa (14/11/2023).

Saat memantau langsung pelaksanaan Uji kompetensi Pemetaan Talaenta ASN, Bupati Suardi Saleh sempat berdialog singkat dengan peserta sembari memberi support dan motivasi.

Bupati Barru dua periode itu berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti uji kompetensi pemetaan talenta ini secara sungguh-sungguh karena hasil dari uji kompetensi ini sebagai salah satu indikator pengembangan karir ASN.

Lanjut Bupati, apalagi implementasi dari MOU kita mendapatkan pendampingan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penyusunan manajeman talenta dan sistem informasi layanan kepegawaian dan merupakan salah satu keuntungannya adalah hemat biaya.

“Jika uji kompetensi ini dilakukan pada lembaga berbayar, dibutuhkan biaya 3,5 juta/orang jadi untuk 600 orang peserta yang saat ini mengikuti uji kompetensi dibutuhkan biaya sekitar 2 M dan untuk total PNS yang berjumlah sekitar 3.550 orang maka dibutuhkan sekitar 12 M”, jelas Bupati Barru.

Sementara Kepala BKPSDM Kab. Barru, Syamsir S.IP. M.Si yang mendampingi Bupati Barru menjelaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi pemetaan talenta dilaksanakan selama 4 hari, dari tanggal 11 s/d 14 November sebagai tindak lanjut dari MOU dan PKS antara Pemkab Barru dan Pemprov Jabar tentang manajemen talenta dan sistem informasi layanan kepegawaian.

“Uji kompetensi dilaksanakan sebagai bagian dari manajemen talenta yang merupakan salah satu metode pengelolaan SDM yang dikembangkan untuk mencari, mengelola, mengembangkan, mempertahankan pegawai terbaik dan yang dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan dalam rangka mendukung pencapaian visi, misi, dan strategi organisasi dalam jangka panjang”, jelasnya.

Lebih lanjut mantan Kadis PMPTSP ini menjelaskan, Pelaksanaan manajemen talenta sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajamen PNS dan Permenpan Rb Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN dimana disebutkan dalam pasal 18 bahwa pemetaan talenta instansi pemerintah dilakukan terhadap seluruh pegawai pada tiap level jabatan.

Dikatakan, pelaksanaan uji kompetensi tahun 2023 ini diikuti 600 orang peserta dari tenaga teknis, yang terdiri dari pejabat administrator 96 orang, Pejabat pengawas 191, Jabatan Fungsional Madya 7 orang, JF Muda 153 orang, Jabatan Fungsional Pertama 2 orang dan Pelaksana 151 orang.

Kedepannya, kata Syamsir apabila manajemen talenta ini sudah tuntas maka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) tidak perlu lagi dilakukan seleksi terbuka, Cukup mengambil dari kotak rencana suksesi untuk dilaporkan ke KASN atau instansi lain pengganti peran KASN untuk mendapatkan rekomendasi pelantikan.

“Jadi setiap jabatan sudah dipetakan calon-calon suksesornya dan setiap PNS sudah dibuatkan pola karir masing-masing”, jelasnya lagi sembari menambahkan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bukti komitmen dari Bupati Barru untuk menerapkan merit sistem.

(Ramzi/Hms)