Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kab. BarruPemerintahan

Bupati Barru Tekankan Perang Lawan Rentenir dan Layanan Keuangan Syariah TPAKD Melalui Sosialisasi

30
×

Bupati Barru Tekankan Perang Lawan Rentenir dan Layanan Keuangan Syariah TPAKD Melalui Sosialisasi

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, BARRU – Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si membuka sosialisasi perang melawan rentenir dan layanan keuangan syariah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Barru yang berlangsung di Aula Bappelitbangda Kab. Barru, Selasa (10/10/2023).

Bupati Barru menyampaikan bahwa sosialisasi perang melawan rentenir dan layanan jasa keuangan yang dilaksanakan ini diharapkan dapat menjawab praktik rentenir dan pinjaman online yang marak di masyarakat diakibatkan oleh kurangnya literasi keuangan terhadap sistem keuangan khususnya yang berprinsipkan kepada syariah.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Barru bahwa selain praktik rentenir, masalah jeratan pinjaman online ilegal juga tak kalah meresahkan. Mirisnya lagi pinjaman online justru banyak menyasar masyarakat yang melek digital seperti Mahasiswa dan ASN.

Dirinya menekankan perang melawan praktek rentenir juga pinjaman online ini harus bisa mendapat solusi, tidak hanya sebatas sosialisasi dan melarang masyarakat mengaksesnya, akan tetapi melalui penguatan kapasitas pengembangan geliat UMKM di tengah masyarakat.

“Kepada otoritas jasa keuangan (OKJ) saya berharap agar pihak Bank Konvensional maupun syariah dapat mempermudah syarat kredit seperti KUR bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM, yang penting data dan usahanya jelas agar dimudahkan sehingga masyarakat dapat mengembangkan usahanya tanpa harus tertekan secara psikologis,” jelas Bupati Barru.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suardi Saleh mengapresiasi hadirnya KCP Bank Syariah Indonesia (BSI) di Barru selaku penyedia layanan keuangan yang memancarkan nilai-nilai syariah sebagai upaya mendorong bergeraknya roda perekonomian di Kab Barru. Hal ini tentunya sejalan dengan visi Kab. Barru yang sejahtera, mandiri, berkeadilan, dan bernafaskan keagamaan.

“Kepada Bank Syariah Indonesia agar dapat mengembangkan dan memperluas program pemberdayaan UMKM untuk klaster udang vaname dan klaster lainnya di Kab. Barru melalui mitra BSI maslahat yang menghimpun dan menyalurkan ZISWAF, CSR, dan dana sosial lainnya yang berpacu pada prisnsip ekonomi berkelanjutan,” tandas Bupati Barru.

(Ramzi/Hms)