Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Polisi

Viral di Medsos, Ini Kronologi Pria yang “Diselip” Di Bagasi Mobil Patroli 

23
×

Viral di Medsos, Ini Kronologi Pria yang “Diselip” Di Bagasi Mobil Patroli 

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, SIDRAP – Telah beredar di Medsos adanya seorang lelaki dimasukkan ke dalam bagasi mobil patroli saat di tangkap di jalan Pramuka Kel. Lalebata, Kec. Panca Rijang oleh personel Polsek Panca Rijang, Rabu (26/10/2022) kemarin.

Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah melalui Kapolsek Panca Rijang Kompol Andi Mahdin mengatakan, orang yang dimasukkan dalam Bagasi mobil tersebut adalah tersangka pelaku penganiayaan yang bernama Hamzah.

“Tersangka pelaku melakukan penganiayaan yang mengakibatkan 3 orang Warga terluka parah dan harus dilarikan ke Rumah sakit. Namun setelah dirawat di Rumah Sakit akibat penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka, korban atas nama Hj. Nurdamang dinyatakan Meninggal dunia pada hari ini Kamis (27/10/2022)”, Ujar Kapolres.

Lanjut Andi, Jadi tindakan personel Polsek Panca Rijang memasukkan tersangka dalam Bagasi adalah upaya untuk membawa tersangka dari TKP secepatnya. Karena tersangka telah di amuk massa sebelum polisi tiba di lokasi penangkapan.

“Alhasil tersangka mengalami luka parah, bahkan warga masih ada yang berupaya untuk melakukan Pemukulan pada saat tersangka akan dibawa”, Sambung Andi.

Kejadian berawal pada sekira pukul 11.00 Wita Mobil (R4) Patroli yang membawa tersangka tiba di Polsek Panca Rijang, selanjutnya memindahkan tersangka ke Mobil Lainnya untuk dibawa ke RS. Agus Arifin Nu’Mang, tambahnya  .

“Pada saat di bawa ke RS sesaat memasuki areal UGD, keluarga korban yang kebetulan berada di tempat tersebut berupaya melakukan pemukulan terhadap tersangka sehingga personel kembali keluar membawa Pelaku Tersangka ke Puskesmas Rappang untuk perawatan”, Tutup Kapolsek Panca Rijang.

Saat ini tersangka diamankan di Mapolres untuk mengantisipasi adanya Reaksi main hakim sendiri dari keluarga korban mengingat salah satu Korban penganiayaan meninggal dunia dan saat ini menunggu waktu pemakaman.

(Muhsin)