Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
MakassarNews

Menanggapi Tudingan Usang, Lurah Karuwisi Utara : Saya Tidak Pernah Memobilisasi Wargaku

×

Menanggapi Tudingan Usang, Lurah Karuwisi Utara : Saya Tidak Pernah Memobilisasi Wargaku

Sebarkan artikel ini
Lurah Karuwisi Utara Muhammad Izar Sulhadiwijaya

Mata Jurnalis News, MAKASSAR – Menanggapi sejumlah tudingan yang sudah mencuat di media sosial, Lurah Karuwisi Utara Kecamatan Panakkukang Kabupaten Makassar Muhammad Izar Sulhidiwijaya akhirnya angkat bicara.

Dia menjelaskan bahwa foto yang disebar di media sosial tersebut bukan di Tokka, melainkan di sekitaran RS Wahidin, Tamalanrea. Kronologisnya, Muhammad Izar dkk hendak menuju ke perumahan setempat untuk melihat-lihat karena kabarnya cicilannya murah.

Sebelum sampai di lokasi, dia beserta rekan-rekan singgah di pinggir jalan untuk menikmati suguhan es teler dari penjual kaki lima. Dari tempat inilah kata dia, ada orang yang tak bertanggung jawab diam-diam mengambil gambar, kemudian memostingnya di media.

Perumahan yang dicek Lurah Karuwisi Utara

Melalui wawancara dengan wartawan Mata Jurnalis News, selasa (8/12), Lurah Karuwisi Utara Muhammad Izar menjelaskan bahwa yang diberitakan itu bukan di Tokka, dan saya pertegas bahwa saya tidak pernah melakukan mobilisasi warga untuk memilih paslon tertentu.

“Terkait ASN yang disinggung pada berita yang sudah tersebar sebelumnya, ini mi selalu saya permasalahkan, ASN harus netral katanya, Apakah kata netral itu bisa dikatakan netral kalau mendukung calon tertentu? Kan tidak. Sementara kita diberi undangan memilih,” Tutur Muhammad Izar.

Lanjut Muhammad Izar, Sekarang semua ASN atau pegawai negeri ada undangan memilihnya. Jadi kalau ingin membahas tentang kenetralan, kan konyol. Pasti semua masing-masing punya pilihan. Apalagi kita yang punya undangan memilih.

“Bagaimana bisa dikatakan netral sebagai ASN dalam setiap perhelatan pesta demokrasi. Pas saya pulang ke rumah, ada panggilan memilih di TPS yang sesuai alamat KTPku. Ini aturan yang di katakan harus netral padahal kami punya undangan memilih. Jadi, kesimpulannya semua ASN tidak bisa netral Karena ada undangan memilihnya. Terakhir sekali, saya pertegas lagi bahwa foto yang tersebar itu bukan di Tokka, Maros. Tapi, masih di daerah Makassar,” tutup Muhammad Izar.

(Muhsin)