BARRU, Matajurnalisnews.com โ Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah, secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Bupati Barru, Senin (9/3/2026).
Rakor tersebut dipimpin oleh Muhammad Tito Karnavian dan diikuti para kepala daerah dari seluruh Indonesia bersama sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait.
Dalam rapat tersebut dibahas langkah-langkah strategis pengendalian inflasi serta kesiapan pemerintah daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah.
Mendagri menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya saat permintaan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat menjelang hari raya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan perkembangan inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Maret 2026. Paparan tersebut menjadi acuan bagi pemerintah pusat dan daerah dalam mengambil langkah antisipatif menjaga stabilitas harga.
Rakor juga menghadirkan pemaparan dari sejumlah narasumber, termasuk perwakilan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog terkait strategi menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri.
Selain itu, rapat turut mengevaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah sebagai salah satu program prioritas nasional untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak.
Dalam forum tersebut, Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah yang diminta menyiapkan paparan terkait kenaikan harga cabai rawit bersama beberapa daerah lainnya.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah guna menjaga stabilitas harga di masyarakat.
โPemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri,โ ujarnya.
Melalui rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah.













