Maros, Sulsel – Maraknya aksi begal berkeliaran di beberapa titik Wilayah Kabupaten Maros Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat kritik keras dari Abhel salah satu tokoh Pemuda Maros.
Dimana kemarin (30/5) polisi berhasil menangkap tujuh pelaku pembusuran kepada para pengendara yang melintas di jalan sepi saat malam hari.
“Aksi nakal mereka tak bisa dibiarkan, tindakan seperti itu harus dibersihkan, Karena sangat meresahkan warga,” kata Abhel kepada Matajurnalisnews.com Sabtu, (31/5/25) di Cafe D’clove Maros.
Berharap, Lanjut Abhel,
pihak kepolisian tidak memberi ampun bagi pelaku begal. Tembak di tempat para pelaku Biar para pelaku pembagalan ada efek jerah dan para pelaku tidak lagi melakukan pembegalan.
“Kasus seperti ini sudah sering terjadi di Maros seperti Maccopa, Batangase,ย ย bandara Lama, patte’ne dan di Pattontongan. Kasihan masyarakat tidak bersalah menjadi korban dari antek-antek begal yang berkeliaran saat malam hari.” Terangnya.
Kami juga sangat berterima kasih kepada aparat kepolisian Polres Maros telah menangkap tujuh orang kawanan pelaku pembusuran. Tambahnya.
“Tabe, untuk penegak hukum, jaksa hingga pihak pengadilan jangan mau dibujuk rayu untuk dilakukan Restoratif Justice (RJ) Pokoknya harus dituntut sesuai dengan perbuatan pelaku,” pinta Abhel yang juga merupakan ketua Organisasi Labetta Maros.


















