Iklan
HukrimNews

Gara-gara Cinta, Pria Inisial M Keroyok Mahasiswa Bersama Dua Rekan

×

Gara-gara Cinta, Pria Inisial M Keroyok Mahasiswa Bersama Dua Rekan

Sebarkan artikel ini
Polisi mengamankan pria berinisial M (26), terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Polisi mengamankan pria berinisial M (26), terduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

BANTAENG, Matajurnalisnews.com – Polisi menangkap pria berinisial M (26) yang diduga mengeroyok seorang mahasiswa berinisial US (23) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Korban dikeroyok setelah pelaku emosi lantaran mengaku kekasihnya direbut korban.

Menurut Kanit Resmob Polres Bantaeng Aipda Sabil, pelaku diamankan di rumahnya di Kabupaten Bantaeng pada Senin (10/8/2026).

Penangkapan dilakukan setelah polisi menyelidiki laporan pengeroyokan yang terjadi di Taman Bermain Pantai Seruni, pada Sabtu (18/7/2026).

“Terduga pelaku berhasil kami amankan setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi dan mengetahui keberadaannya di rumah. Selanjutnya pelaku kami bawa ke Polres Bantaeng untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Aipda Sabil, pada Kamis (13/8/2026).

Sabil mengatakan saat itu korban yang berada di rumahnya dihubungi seorang perempuan dan diminta datang ke Taman Bermain Jalan Seruni, Bantaeng. Setibanya di lokasi, korban didatangi pelaku yang meminta sejumlah uang, namun ditolak hingga pelaku emosi dan mengeroyok korban.

“Sesampainya di lokasi, pelaku meminta uang kepada korban, namun tidak dipenuhi. Pelaku kemudian emosi dan melakukan pengeroyokan bersama rekannya,” katanya.

Iklan

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka. Di antaranya memar pada bibir dan pelipis kanan, serta pembengkakan pada bahu dan leher bagian belakang.

“Korban kemudian mendapat perawatan di RSUD Anwar Makkatutu akibat luka memar pengeroyokan sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bantaeng,” tutur Sabil.

Sabil mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Aksi itu dilakukan bersama dua rekannya berinisial R dan A. Ia juga mengakui emosi karena kekasihnya direbut oleh korban.

“Pelaku mengakui melakukan pengeroyokan bersama dengan dua rekannya. Motifnya karena tidak terima kekasihnya direbut oleh korban,” ungkap Sabil.

Sabil melanjutkan, pihaknya kini masih memburu dua pelaku lainnya. “Untuk terduga pelaku lainnya masih dalam proses pencarian,” pungkasnya.

Wartawan: Tim Red, Editor: Aidha