Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Pemerintahan

Didampingi Sekda, Bupati Barru Ikuti Roadshow Daring Percepatan Penurunan Stunting Bersama, Ini Pesan Menko PMK !

25
×

Didampingi Sekda, Bupati Barru Ikuti Roadshow Daring Percepatan Penurunan Stunting Bersama, Ini Pesan Menko PMK !

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, BARRU – Bupati Barru Suardi Saleh mengikuti Roadshow Daring Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ektrem Via Vidcon di Ruang Basic Kantor Bupati Barru pada Rabu Pagi (15/03/2023).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mentri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Prof. Muhadjir Effendy, yang dikuti oleh para Bupati/Walikota dan OPD Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa penyisirannya terkait permasalahan stunting dan kemiskinan ekstrem yang dirasakan oleh pemerintah Kabupaten/Kota melalui Road Show Dialog secara daring dinilai efektif sebagai upaya percepatan penurunan stunting.

“Pertemuan kita adalah untuk melakukan sinkronisasi masalah penanganan penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka stunting dan alhamdulillah Provinsi Sulawesi Selatan capaiannya relatif baik tetapi memang perlu ada peningkatan lebih lanjut”, Ucap Menko PMK.

Lebih lanjut Menko PMK menjelaskan, Untuk Provinsi Sulawesi Selatan kemiskinan ekstrem pada tahun 2021 berdasarkan catatan JKN Kemenko PMK itu jumlahnya 1,56% dan Tahun 2022 mengalami sedikit penurunan yaitu 1,54%. Adapun prevalensi stunting 2021 yaitu sebesar 27,4% dan pada tahun 2022 mengalami sedikit penurunan juga yaitu 27,2%.

Terdapat ada beberapa daerah yang masih memiliki angka stunting dan kemiskinan ekstrem yang cukup tinggi seperti Jeneponto masih 4,51%, Luwu Utara 3,40%, Enrekang 3,02%, dan Pangkep 3,51% sedangkan yang lain ada hampir 0% yaitu Takalar, Barru, Sidenreng Rappang, Pinrang, Luwu Timur, Kota Makassar, dan Kota Pare-Pare.

Menko PMK kembali mengingatkan amanat dari Presiden Joko Widodo yang telah menargetkan tahun 2024 kemiskinan ekstrem harus 0% di seluruh Indonesia. Kemudian untuk prevalensi stunting dibanding tahun 2021 rata- rata ada yang mengalami kenaikan tapi juga banyak mengalami penurunan.

“Ada juga angka stuntingnya sudah dibawa rata-rata nasional seperti yang terjadi di Barru di tahun 2021 yaitu 26,04% lebih banyak mengalami penurunan di tahun 2022 yaitu 14,1%”, Ungkap Effendy.

“Semoga yang lain juga bekerja keras yang memiliki angka tertinggi, bahkan masih ada yang di atas 30% karena itu mohon betul-betul dimanfaatkan sumber-sumber dana dan SDM yang ada di masing-masing Kabupaten Kota untuk melakukan pembenahan”, Harap Menko PMK.

(Ramzi/Hms)