Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kab. Barru

Hasnah Menerima Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi)

18
×

Hasnah Menerima Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi)

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, BARRU –Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi partai NasDem drg. Hj. Hasnah Syam, MARS., menerima Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Sarjana dan profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), di Rujab Bupati Barru, pada Rabu (7/12/2022).

Kunjungan pengurus Persakmi ini adalah
dalam rangka audiensi tentang kepengurusan, harapan dan tantangan Persakmi ke depan.

Selain itu, PP Persakmi yang dipimpin langsung ketua umum Persakmi Dr. Aminuddin Syam, SKM., MK., bermaksud untuk meminta kesediaan Bu Dokter sapaan akrab Hasnah Syam menjadi pembina di kepengurusan Persakmi Pusat, bersama dengan beberapa tokoh nasional lainnya.

Hasnah Syam yang juga Ketua TP PKK Barru, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PP Persakmi atas kunjungannya di kabupaten Barru.

Dalam kesempatan itu, mantan Kadis Kesehatan Barru ini menyatakan kesediaanya untuk bergabung dalam kepengurusan sebagai pembina Persakmi pusat.

“Kami siap bergabung dalam kepengurusan sebagai pembina PP persakmi dan siap juga membantu mensukseskan strategi dan arah kebijakan Persakmi kedepannya, agar menjadi satu organisasi bagi SKM”, ungkap Hasnah.

Sebelumnya, Ketua Umum Persakmi Aminuddin Syam mengharapkan dukungan sang legislator untuk menjadikan Persakmi sebagai organisasi profesi yang menaungi sarjana kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dijelaskan, Persakmi sebagai organisasi profesi tenaga kesehatan masyarakat dan Profesional Kesehatan Masyarakat dengan mempertimbangkan anggota yang homogen dan merupakan seminat dan seprofesi, yang ditandai dengan kesamaan mayoritas kurikulum pendidikannya.

“Hal ini selaras dengan UU 36/2014 tentang Tenaga Kesehatan, pasal 1 ayat 16, bahwa “Organisasi profesi adalah wadah untuk berhimpun tenaga kesehatan yang seprofesi”, kata Aminuddin.

Aminuddin Syam yang juga mantan Dekan FKM UNHAS berharap agar syarat STR dihapus dalam penerimaan CPNS dan PPPK kesehatan, karena SKM adalah tenaga kesehatan yang bergerak di bidang non medik.

(Indasari)