Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kab. Barru

Deputi Sebut Barru Banyak Inovasi Percepatan Penurunan Stunting, Hasnah Syam dikukuhkan Sebagai Bunda Asuh Anak Stunting

20
×

Deputi Sebut Barru Banyak Inovasi Percepatan Penurunan Stunting, Hasnah Syam dikukuhkan Sebagai Bunda Asuh Anak Stunting

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, BARRU – Deputi bidang pelatihan, penelitian dan pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI Prof. Drh. Muh. Rizal Martua Damanik, MRep.Sc, PhD, berkunjung dikota barru pada acara pengukuhan drg.Hj.Hasnah Syam, MARS sebagai Bunda Asuh Anak Stunting, jumat 16/09/2022.

Dalam kegiatannya Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting ini sesuai dengan Perpres No.72 tahun 2022.

Sekda Barru Abustan mewakili Bupati Barru melaporkan, upaya menekan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barru dikolaborasikan dengan berbagai stakeholder melalui inovasi besar diantaranya 0ne Day One Egg (satu telur perhari) yang digagas Ketua TP. PKK Barru, inovasi BPMD dapur dashat (dapur sehat atasi stunting) , Inovasi Dinas Sosial mpok darty (kelompok sadar stunting) inovasi Dinas PU, cinta pasti (cegah infeksi Stunting melalui pilar sanitasi) dan inovasi lainnya.

Pengukuhan Hasnah Syam selaku Bunda Asuh Anak Stunting, ditandai dengan pemasangan selempang dan penyerahan piagam penghargaan.

Deputi Lalitbang BKKBN M. Rizal Martua Damanik mengatakan, kabupaten Barru punya komitmen yang tinggi untuk mempercepat penurunan Stunting. Oleh karena itu dirinya melakukan kunjungan kerja di kabupaten Barru karena daerah punya banyak inovasi terkait penanganan stunting.

“Saya dengar daerah ini banyak lahir inovasi besar dalam percepatan penurunan stunting. Dan itu yang ingin saya liat,” jelas Damanik.

Disaat Pengukuhan Ketua TP. PKK drg. Hj. Hasnah Syam MARS tidak dapat menyembunyikan rasa harunya setelah dikukuhkan sebagai Bunda Anak Asuh Stunting.

Hasnah Syam lebih banyak bercerita terkait masa masa kecilnya. Hasnah Syam yang lahir di Ajakkang 63 tahun lalu mengatakan gagasan inovasi gerakan makan telur bagi anak Sekolah Dasar karena dirinya ingin anak-anak yang sehat, cerdas dan kuat sebagai harapan bangsa kedepan tumbuh berkembang bebas stunting.

(Indasari/Hms)