Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kab. Barru

Diklat 3 in 1, Sebagai Salah Satu Langkah Penanggulangan Dampak Covid-19

10
×

Diklat 3 in 1, Sebagai Salah Satu Langkah Penanggulangan Dampak Covid-19

Sebarkan artikel ini

MATA JURNALIS NEWS, BARRU – Sentra Pengolahan Rumput Laut Latimpa, Desa Madello menjadi tempat dilaksanakannya Diklat 3 In 1 Wirausaha Industri (Identifikasi Ide dan Peluang Usaha) yang dilaksanakan Oleh Pemerintah Kabupaten Barru bekerjasama dengan Politeknik Ati Makassar di Kecamatan Balusu, Senin, (14/3/2022).

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si yang selama ini intens dan mendukung program pengembangan sumberdaya manusia di Daerah, membuka langsung kegiatan ini.

“Penyelenggaraan Diklat 3 in 1, sebagai salah satu langkah penanggulangan dampak pandemi Covid-19 melalui penyerapan tenaga kerja dan pengurangan jumlah pemutusan hubungan kerja, “ujar Suardi Saleh.

Dirinya menjabarkan bahwa wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru termasuk menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.

“Diklat 3 in 1, dilatih, disertifikasi dan dibimbing untuk mengharapkan supaya tidak saja sebagai tenaga kerja tapi bisa mempekerjakan orang,” sebut Suardi Saleh.

Dari kegiatan ini, diharapkan mencetak wirausaha yang berkarakter dan bermental kewirausahaan serta mempunyai kompetensi sesuai dengan bidang usahanya meliputi kompetensi teknis, manajerial, kreativitas dan inovasi.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Barru, H. Andi Takdir, SE, M.Si menyebutkan menggandeng Poltek ATI Makassar untuk berkerjasama menyelenggarakan Diklat 3 in 1, Wirausaha Industri kepada masyarakat umum khususnya kepada Pengelola IKM dan UMKM.

Nantinya, Diklat bertujuan agar dapat menghasilkan wirausaha industri yang inovatif, berdaya saing unggul dan mandiri berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memediasi hasil-hasil penelitian dan inovasi dari kampus Politeknik ATI Makassar dikembangkan menjadi unit usaha yang bernilai bisnis teknologi industri, khususnya di bidang teknologi industri agro di Kabupaten Barru.

Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri, bahkan mengharapkan lahir ide-ide kreativitas dan inovasi dari masyarakat khususnya dari Pengelola IKM dan UMKM tersebut yang selanjutnya akan lebih dioptimalkan hingga dapat diimplementasikan dalam bentuk proposal bisnis yang siap untuk diikutkan dalam program inkubasi bisnis di Kampus Politeknik ATI Makassar termasuk peluang untuk dapat menjadi mitra bisnis bagi Tenant dan StartUp IBTI Poltek ATI Makassar.

“Harapan kami dengan adanya Diklat 3 in 1 Bisnis Plan ini dapat mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis teknologi yang merupakan pengembangan hasil riset dan/atau inovasi dari masyarakat Kabupaten Barru untuk menjadi generasi pencipta lapangan kerja dan berharap bahwa hasil dari Workshop ini dapat meningkatkan jumlah wirausaha industri yang bersertifikat kompetensi siap kerja,” sebut Muhammad Basti dengan harapan keluaran Diklat dapat bersama menyediakan lapangan kerja.

(Indasari/Hms)