Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kab. Barru

Pecah Tangis Atas Perhatian Bu Dokter Terhadap “Wija Barru” Korban Gempa Sulbar

23
×

Pecah Tangis Atas Perhatian Bu Dokter Terhadap “Wija Barru” Korban Gempa Sulbar

Sebarkan artikel ini

Mata Jurnalis News, BARRU – Drg. Hj. Hasnah Syam MARS, yang merupakan istri kepala daerah sekaligus Tokoh Nasional terus berupaya dalam berempati dan berbagi di berbagai moment, termasuk ketika mengunjungi para pengungsi korban gempa Sulbar yang mengungsi di Barru.

Tokoh Nasional yang familiar dipanggil “Bu Dokter”, di hari pertama kejadian, telah mengirimkan bantuan pertamanya ke Sulbar. Demikian pula, saat mendengar kabar beberapa “Wija Barru” yang menjadi korban Gempa Sulbar.

Siang tadi, Hasnah Syam selaku Ketua Tim Penggerak PKK Barru, bersama Kapolres Barru dan jajaran Perangkat Daerah mengunjungi satu persatu para Pengungsi Gempa Sulbar asal Barru di beberapa tempat, selasa (19/1).

Pengungsi ini untuk sementara kembali dan bermukim di Palanro, Kecamatan Mallusetasi dan Awerange Kecamatan Soppeng Riaja, Barru.

Anggota DPR RI Hj. Hasnah Syam di dampingi Kapolres Barru AKBP Liliek Tribawono saat kunjungi warga barru yang pulang kampung  mengungsi akibat korban Gempa Sulbar

“Kita prihatin atas peristiwa Gempa dan mari mengambil hikmah dari musibah ini” sebut Bu Dokter, sembari berusaha menenangkan para pengungsi yang mengalami tekanan psikologis pasca gempa.

Tokoh Nasional kebanggaan Barru ini menyampaikan beberapa nasehat serta sesekali menyampaikan guyonan guna untuk menghibur pengungsi yang masih trauma. Beberapa pengungsi terlihat terhibur dan bahagia atas perhatian istri Bupati Suardi Saleh ini.

Pasalnya, memilih untuk mengungsi ke Kampung Halaman Barru, dibayangi dengan trauma guncangan gempa, dapat terobati secara psikologis selain terbantu oleh bantuan yang diberikan.

Seiring dengan itu, Pemda Barru menyampaikan pesan ke publik agar melaporkan pengungsi Gempa Sulbar yang kembali ke Kampung Halaman nya di Barru. Publik dipersilahkan untuk menyampaikan hal itu ke Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barru.

(Hms/Ramzi)