BARRU, Matajurnalisnews.com – Warga Perumahan Vila Permata Hijau Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) memprotes limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jln A.P Pettarani Barru yang diyakini akan mencemari lingkungan.
Mereka khawatir limbah tersebut akan merusak sumber air dan berdampak pada kesehatan masyarakat.
“Ini kan limbahnya berbahaya, apa yang akan terjadi kalau mencemari sumber air kita,” kata salah satu warga perumahan.
Dimana sebelumnya pemerintah kabupaten (Pemkab) Barru telah memastikan bahwa SPPG akan diawasi ketat untuk menghindari masalah lingkungan.
“Kami akan pastikan semua prosedur diikuti untuk menjaga lingkungan,” kata Bupati Andi Ina Kartika Sari kepada wartawan.
Saka, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG, mengakui bahwa pembuangan limbah mengalami kebocoran dan saat ini sedang dalam proses perbaikan.
“Masalah itu (Limbah) disebabkan ada kebocoran dan sementara dalam proses perbaikan,” katanya saat dihubungi via WhatsApp kepada wartawan pada Senin (19/1/26) .
Iya juga meminta agar, pemberitaan ini tidak diterbitkan sebelum ada tanggapan dari Kepala Dapur di SPPG.
“Sebelum rilis kita hubungi dulu kepala dapur, beliau yang harusnya memberi keterangan,” pintanya.
Namun, hingga saat ini, Kamis, (22/1/26) Kepala Dapur enggang memberikan tanggapan terkait hal tersebut.
Sedangkan Ramli Selaku Mitra SPPG yang sempat di hubungi via WhatsApp pribadinya juga belum memberikan tanggapan.











