Iklan
📢 Pasang Iklan Anda Disini — Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
EkobisKab. Barru

Desa Jangan-Jangan, Barru, Jadi Sentra Produksi Nanas Unggulan

×

Desa Jangan-Jangan, Barru, Jadi Sentra Produksi Nanas Unggulan

Sebarkan artikel ini
Kebun Nanas di Desa Jangan - jangan Barru Sulsel pada Senin, (27/10/25).
👁️ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. ✍️

BARRU, Matajurnalisnews.com – Desa Jangan-Jangan, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi sentra produksi nanas yang menjanjikan dengan potensi lahan pertanian yang luas.

desa ini telah menjadi tujuan pedagang buah dari berbagai daerah, termasuk Makassar, Parepare, dan Pangkep.

Kepala Desa Jangan-Jangan, Rahmansyah, mengungkapkan bahwa bantuan benih atau bibit nanas dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulsel pada tahun 2024 telah memberikan hasil yang memuaskan.

“Bantuan bibit yang kami terima tahun 2024 itu kurang lebih lima ribu bibit. Alhamdulillah, hasil dari bantuan tersebut telah masyarakat nikmati,” ujarnya pada Senin, (27/10/25).

Dengan luas lahan sekitar 150-200 hektar, desa ini dikelola oleh 150 petani yang tersebar di delapan wilayah dusun.

Ia katakan, Potensi ini telah menarik perhatian negara-negara Timur Tengah, seperti Oman dan Irak, yang berencana mengunjungi desa ini pada November 2025 untuk membahas rencana ekspor nanas.

Rahmansyah juga menanggapi isu bahwa banyak bibit nanas yang mati, dengan menjelaskan bahwa ada tambahan 1.500 bibit nanas yang digunakan sebagai pengganti jika ada bibit yang mati dalam proses penyaluran.

“Alhamdulillah, bibitnya sampai hari ini telah tumbuh subur dan hasilnya masyarakat telah nikmati,” katanya.

Dengan rencana ekspor nanas, desa ini diharapkan dapat membuka peluang pasar baru dan meningkatkan nilai jual produk hortikultura di Kabupaten Barru.

“Berharap pemerintah pusat dan provinsi agar memberikan bantuan bibit untuk lebih banyak lagi untuk kabupaten Barru” Tutup Rahmansyah.

Iklan