Iklan
📢 Pasang Iklan Anda Disini — Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
Makassar

Pelaksanaan UKW PWI Sulsel Dijadwalkan Ulang

×

Pelaksanaan UKW PWI Sulsel Dijadwalkan Ulang

Sebarkan artikel ini
Ketua Panitia UKW PWI Sulsel, Rukman Nawawi (dok ist)
👁️ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. ✍️

MAKASSAR, Matajurnalisnews.com –  Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan pada 22–23 April 2026 resmi ditunda.

Penundaan tersebut disampaikan Ketua Panitia UKW PWI Sulsel, Rukman Nawawi, yang menyebut keputusan diambil karena masih banyak peserta yang belum melengkapi persyaratan administrasi.

“Masih banyak peserta yang belum melengkapi berkas,” ujar Rukman saat dikonfirmasi matajurnalisnews.com pada Rabu (22/4/26) pagi.

Ia menegaskan, pelaksanaan UKW akan segera dijadwalkan ulang setelah seluruh dokumen peserta dinyatakan lengkap.

Panitia, kata dia, juga mendorong peserta untuk segera memenuhi persyaratan, termasuk mengisi formulir UKW secara lengkap serta melampirkan dokumen yang dibutuhkan, seperti materai pada berkas tertentu.

Menurut Rukman, tingginya jumlah pendaftar membuat panitia harus melakukan verifikasi secara lebih teliti agar pelaksanaan UKW tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan Dewan Pers.

“Berkas yang dikirim harus sesuai standar yang telah ditetapkan dewan pers,” jelasnya.

Adapun sejumlah dokumen yang wajib dipenuhi peserta antara lain surat rekomendasi dari pimpinan media, akta pendirian perusahaan media, biodata, riwayat kerja jurnalistik, serta pas foto sesuai ketentuan.

Diketahui UKW sendiri merupakan program peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Melalui kegiatan ini, PWI Sulsel membuka kesempatan bagi para wartawan, khususnya anggotanya, untuk menguji sekaligus meningkatkan kompetensi profesional mereka.

Berdasarkan data panitia, peserta UKW berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, seperti Kabupaten Enrekang, Kabupaten Barru, Kabupaten Maros, Kabupaten Bone, dan Kabupaten Soppeng.

Tingginya animo peserta terlihat dari jumlah pendaftar di tiap jenjang. Untuk jenjang muda tercatat 15 peserta, jenjang madya 10 peserta, dan jenjang utama sebanyak 5 peserta.

Panitia memastikan jumlah peserta nantinya akan disesuaikan dengan kuota yang tersedia, sembari menunggu seluruh proses verifikasi administrasi rampung.