BARRU, Matajurnalisnews.com โ Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mengikuti kegiatan Zoom Meeting dalam rangka ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun Anggaran 2026, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, dan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, dengan pusat kegiatan di Kodim 1424 Sinjai.
Di Kabupaten Barru, pelaksanaan kegiatan berlangsung di Jalan Masuk Passedde Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, dan diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, aparat desa, mahasiswa, serta masyarakat setempat.
Dalam arahannya melalui video conference, Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses.
Ia menjelaskan, program pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dilaksanakan di 13 titik di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, dan menjadi bagian dari target pembangunan 337 jembatan di Sulawesi Selatan.
โProgram ini bertujuan mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya akses transportasi bagi anak-anak dan ibu-ibu yang selama ini terkendala jembatan,โ ujar Pangdam.
Selain pembangunan jembatan, program ini juga terintegrasi dengan sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Barru menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di daerahnya.
โKami mengucapkan terima kasih atas terlaksananya program pembangunan Jembatan Garuda ini di Kabupaten Barru. Ini merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat,โ ujar Abustan.
Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu. Abustan juga meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pembangunan berlangsung.
Jembatan gantung yang dibangun tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung utama bagi warga di sekitar lokasi, dengan manfaat langsung bagi 97 kepala keluarga atau lebih dari 300 jiwa.
Infrastruktur ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.
Di sisi lain, Dandim 1405/Parepare, S. Simanjuntak, menyebutkan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh Indonesia.
Ia menambahkan, Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah prioritas berkat komunikasi aktif pemerintah daerah dengan pihak pusat. Ke depan, direncanakan akan ada tambahan dua hingga tiga pembangunan jembatan lagi di wilayah tersebut.
โTargetnya setiap bulan akan ada pembangunan jembatan di berbagai daerah, sebagai upaya pemerataan infrastruktur nasional,โ ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III di Barru sendiri ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari, dengan tetap memperhatikan faktor cuaca dan kondisi lapangan.


















