Iklan
๐Ÿ“ข Pasang Iklan Anda Disini โ€” Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
Makassar

Polisi yang Sempat Dipuji dalam Kasus Penculikan Balita Bilqis, Kini Jadi Tersangka Kasus Penembakan di Makassar

×

Polisi yang Sempat Dipuji dalam Kasus Penculikan Balita Bilqis, Kini Jadi Tersangka Kasus Penembakan di Makassar

Sebarkan artikel ini
Nasrullah Muntu, perwira polisi berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu) yang saat ini menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Polrestabes Makassar, Polda Sulawesi Selatan.
๐Ÿ‘๏ธ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. โœ๏ธ

MAKASSAR, Matajurnalisnews.com – Publik masih mengingat kasus penculikan balita Bilqis yang sempat viral di Kota Makassar dan menyita perhatian nasional.

Dalam kasus tersebut, aparat kepolisian berhasil menemukan korban dengan selamat dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Namun kini, salah satu sosok polisi yang berperan dalam penyelamatan balita tersebut justru menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan yang menewaskan seorang remaja di Makassar.

Sosok tersebut adalah Nasrullah Muntu, perwira polisi berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu) yang saat ini menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Polrestabes Makassar, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Pria kelahiran Jeneponto, 21 Juni 1987 itu sebelumnya dikenal memiliki rekam jejak panjang serta sejumlah prestasi selama bertugas di kepolisian.

Belakangan, namanya kembali menjadi perbincangan publik setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan tanpa sengaja yang menewaskan remaja berusia 18 tahun bernama Bertrand Eka Prasetyo.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Toddopuli Raya, Kota Makassar pada Minggu (1/3/2026). Kasus ini disebut sebagai penembakan tanpa sengaja yang terjadi saat pelaksanaan tugas. Meski demikian, proses hukum terhadap yang bersangkutan tetap berjalan dan kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian.

Di tengah polemik tersebut, publik kembali menyoroti rekam jejak Iptu Nasrullah yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh penting dalam pengungkapan kasus penculikan balita Bilqis di Makassar yang sempat viral secara nasional.

Dalam operasi tersebut, tim yang dipimpin Iptu Nasrullah berhasil menemukan korban yang sempat dibawa hingga ke wilayah Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi.

Iklan

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan penghargaan atas kinerja aparat kepolisian yang berhasil menangkap pelaku penculikan dalam waktu singkat.

โ€œKomisi III mengapresiasi Polri yang berhasil menangkap pelaku penculikan anak bernama Bilqis dalam waktu yang sangat singkat,โ€ ujar Habiburokhman dalam keterangannya.

Ia menilai pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti nyata kinerja aparat kepolisian dalam menjalankan tugas, termasuk dalam memerangi tindak pidana perdagangan orang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Di sisi lain Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya mengatakan bahwa tertembaknya anak remaja berusia 18 tahun tersebut telah terjadi tidak ada unsur kesengajaan dan anggota kami masih dalam pemeriksaan intensif

Sementara itu, salah seorang warga Kota Makassar yang enggan disebutkan namanya berharap agar proses hukum terhadap Iptu Nasrullah dapat di sikapi dengan baik dan bijak, tuturnya.

Karena sosok Iptu Nasrullah juga memiliki peran penting dalam menyikapi selalu persoalan yang terjadi di tengah tengah masyarakat Makassar.