MAKASSAR, Matajurnalisnews.com โ Bimbingan Teknis (Bintek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kembali digelar dengan menghadirkan materi yang menekankan pembentukan karakter peserta didik melalui nilai cinta alam, budaya hidup hemat, dan kedisiplinan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Amaluddin, memaparkan pentingnya menanamkan sikap cinta lingkungan sebagai bagian dari implementasi KBC.
Peserta diajak memahami bahwa menjaga alam bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari nilai spiritual dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi.
“Materi โHemat Air Ala Rasulโ mencontohkan teladan Nabi Muhammad yang menggunakan air secara bijak, bahkan saat berwudhu.” Katanya kepada peserta Bintek di Aula Ponpes Faqihul ilmi Makassar pada Jumat, (13/2/26).
Lanjut dia katakan, Kebiasaan sederhana ini dinilai relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan sekolah sebagai bentuk pendidikan karakter berbasis keteladanan.
Selain itu, konsep โBeberes Ala Jepangโ turut diperkenalkan dengan mencontoh budaya disiplin dan kebersihan masyarakat Jepang.
Peserta diajak membiasakan budaya merapikan ruang kelas secara mandiri tanpa bergantung pada petugas kebersihan, sebagaimana praktik yang diterapkan di sekolah-sekolah Jepang.
“Melalui pendekatan tersebut, KBC tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga membangun karakter cinta, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.” Bebernya.
Diharapkan, nilai-nilai ini mampu membentuk generasi yang berakhlak, peduli, dan berdaya saing.















