Iklan
📢 Pasang Iklan Anda Disini — Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
Politik

Ketua DPD PSI Kota Makassar Sambut Hangat Kedatangan Jokowi

×

Ketua DPD PSI Kota Makassar Sambut Hangat Kedatangan Jokowi

Sebarkan artikel ini
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Makassar, Sukarno Lallo, menyambut hangat kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat, (30/1/26).
👁️ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. ✍️
📝 Jokowi Hadiri di Makassar dalam Rakernas PSI 2026

MAKASSAR, Matajurnalisnews.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Makassar, Sukarno Lallo, menyambut hangat kedatangan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sukarno Lallo mengatakan, kehadiran Jokowi di Makassar merupakan momen penting yang menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan dan dinamika sosial-politik di wilayah Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan.

“Kami menyambut dengan hangat kedatangan Bapak Joko Widodo di Makassar. Kehadiran beliau menjadi energi positif dan memberikan semangat bagi masyarakat serta kader PSI di daerah,” ujar Sukarno Lallo, Jumat, (30/1/26).

Iya menilai, kunjungan Jokowi tidak hanya memiliki makna simbolik, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi gagasan dan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Menurut Sukarno, PSI Kota Makassar siap mendukung agenda-agenda kebangsaan yang berpihak pada kepentingan rakyat, termasuk penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kunjungan ini membawa dampak positif bagi Kota Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum,” tambahnya.

Kedatangan Jokowi di Makassar dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda, termasuk pertemuan dengan kader dan simpatisan PSI serta kegiatan lainnya yang berkaitan dengan penguatan organisasi dan arah politik ke depan.

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan