Iklan
๐Ÿ“ข Pasang Iklan Anda Disini โ€” Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
News

TNI AU Turunkan Korpasgat Ke Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

×

TNI AU Turunkan Korpasgat Ke Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Sebarkan artikel ini
๐Ÿ‘๏ธ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. โœ๏ธ

MAKASSAR, Matajurnalisnews.com โ€“ TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil mengidentifikasi titik jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan nomor registrasi PK-THT di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026).

Penemuan lokasi tersebut merupakan hasil operasi pencarian udara yang melibatkan helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 serta pesawat Boeing 737-200 dari Skadron Udara 5. Setelah titik jatuh terkonfirmasi, TNI AU segera menurunkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) bersama satu personel Basarnas menggunakan helikopter H225M Caracal.

Setibanya di lokasi, tim Korpasgat langsung melaksanakan langkah awal evakuasi dan pencarian di sekitar area jatuhnya pesawat. Berdasarkan laporan sementara, tim menemukan beberapa bagian utama pesawat, antara lain jendela pesawat, ekor (tail), serta badan pesawat ATR.

Selain unsur udara, TNI AU juga mengerahkan tim darat gabungan yang terdiri dari personel Lanud Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasgat, serta Yon Arhanud 23 Korpasgat. Tim ini bergabung dengan Basarnas, relawan, unsur kehutanan, dan masyarakat setempat untuk memperkuat proses pencarian dan evakuasi.

Adapun kekuatan personel yang terlibat di lokasi hingga pukul 10.00 WITA meliputi lima personel Pasgat, empat personel Basarnas, tiga relawan PT Tonasa, dua personel Dinas Kehutanan, serta 25 personel Yon Parako dan Yon Arhanud yang masih dalam perjalanan menuju lokasi di bawah pimpinan Danyon Parako 473.

Sementara itu, RSAU dr. Dody Sardjoto Lanud Sultan Hasanuddin telah disiagakan dengan melibatkan personel Pom AU dan tenaga medis. Tenda darurat juga telah didirikan untuk penanganan korban pesawat PK-THT.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M., menegaskan bahwa TNI AU berkomitmen penuh untuk terus mendukung proses evakuasi serta membantu otoritas terkait dalam penanganan lanjutan insiden tersebut, ungkapnya.

Iklan