Iklan
📢 Pasang Iklan Anda Disini — Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
Kab. Barru

Bupati Andi Ina Komitmen Jaga Kebersihan Barru

×

Bupati Andi Ina Komitmen Jaga Kebersihan Barru

Sebarkan artikel ini
👁️ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. ✍️

BARRU, SULSEL – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menerima kunjungan Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Sulawesi–Maluku, Dr. Azri Rasul, di Rumah Jabatan Bupati Barru, Rabu (26/11/2025) pagi.

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis penguatan kebijakan pengelolaan lingkungan, percepatan pembenahan kebersihan daerah, hingga persiapan penilaian Adipura tahun 2026.

Dalam dialog tersebut, Dr. Azri Rasul menyampaikan bahwa penilaian Adipura kini semakin ketat dan melibatkan seluruh OPD terkait.

Ia menegaskan bahwa yang dinilai bukan hanya teknis pengelolaan sampah, tetapi seluruh titik strategis seperti sekolah, pasar, fasilitas kesehatan, ruang publik, hingga pengelolaan sampah rumah tangga.

“Seluruh OPD harus terlibat. Penilaian itu melihat spot-spot yang menjadi kewenangan masing-masing. Perubahan kecil sekalipun sangat berarti, dan banyak yang tidak membutuhkan anggaran besar,” jelasnya.

PPLH juga menekankan pentingnya pembentukan Bank Sampah Unit di tingkat desa/dusun untuk mengukur keterkelolaan sampah secara nyata.

Bank sampah dinilai bukan hanya sebagai indikator penilaian, tetapi juga instrumen edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Barru terhadap kebersihan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa persoalan persampahan menjadi perhatian khusus, sejalan dengan arahan Presiden RI mengenai prioritas penanganan sampah oleh pemerintah daerah.

“Kebersihan itu pangkal segala-galanya. Ini komitmen kami sebagai pemerintah daerah. Saya ingin Barru menjadi daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Bupati juga memaparkan berbagai inisiatif daerah, termasuk gerakan “Rabu Bersih”, yang kini menjadi agenda rutin sebagai bentuk penataan kebersihan yang lebih terstruktur dibanding sebelumnya.

“Saya ubah dari ‘Jumat Bersih’ menjadi ‘Rabu Bersih’ karena saya sendiri harus turun langsung. Rabu adalah hari yang saya pastikan bisa saya hadiri dan kontrol,” ujarnya.

Bupati Andi Ina juga mengungkapkan temuannya saat melakukan sidak ke sejumlah sekolah, terutama terkait kondisi toilet dan kebersihan lingkungan sekolah.

“Banyak toilet sekolah yang tidak layak. Anak-anak perempuan menahan buang air karena kondisi yang tidak manusiawi. Ini masalah kesehatan reproduksi dan kualitas belajar mereka,” tegasnya.

 

Iklan