Iklan
📢 Pasang Iklan Anda Disini — Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
Kab. Barru

Wabup Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Napak Tilas di MPP Barru

×

Wabup Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Napak Tilas di MPP Barru

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, memimpin rapat persiapan pelaksanaan Napak Tilas Perjuangan Paccekke di Lantai 6 MPP, Kantor Bupati Barru, Senin (24/11/2025).
👁️ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. ✍️

BARRU, SULSEL – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, memimpin rapat persiapan pelaksanaan Napak Tilas Perjuangan Paccekke di Lantai 6 MPP, Kantor Bupati Barru, Senin (24/11/2025).

Rapat turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, camat, lurah/kepala desa, BUMN/BUMD, serta seluruh unsur panitia teknis.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa rapat ini merupakan rapat terakhir, sehingga seluruh persiapan harus dipastikan tuntas, jelas penanggung jawabnya, dan tidak lagi menimbulkan kendala di lapangan.

Wakil Bupati Barru kembali menekankan beberapa hal penting yang harus dipastikan jelang pelaksanaan Napak Tilas Perjuangan Paccekke. Ia menyampaikan bahwa seluruh perizinan kegiatan sudah dinyatakan rampung, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan tanpa hambatan.

Pada titik start di Garongkong, Wabup meminta agar seluruh kesiapan teknis benar-benar diperhatikan. Tenda akan ditangani oleh Dinas Koperasi dan UMKM, sementara Kominfo memastikan sound system sudah aktif sebelum pukul 06.00 WITA.

“Karena tidak ada konsumsi yang disediakan di titik start kecuali air minum, peserta diimbau membawa bekal masing-masing.” Kata Abustan.

Terkait keikutsertaan peserta, Wabup menegaskan bahwa seluruh OPD, camat, dan desa/kelurahan wajib hadir dan berpartisipasi.

” OPD atau desa yang belum memasukkan data peserta diminta segera melengkapi sebelum pukul 13.00 hari ini, dan hal itu akan menjadi bagian dari evaluasi penyelenggaraan.” Harapnya.

Di aspek kesehatan, Puskesmas akan menurunkan petugas sepanjang rute, dan setiap pos jaga harus memiliki tenaga medis. Di titik finish Paccekke, juga disiapkan tambahan dokter dari rumah sakit maupun Puskesmas terdekat agar pelayanan kesehatan

lebih optimal.

 

Iklan