Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menjanjikan sanksi tegas untuk anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tewasnya Affan Kurniawan, seorang driver ojek online yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta.
Prabowo mengaku sangat kecewa dengan tindakan aparat yang dianggap berlebihan dan memerintahkan agar insiden tersebut diusut secara tuntas dan transparan.
“Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Prabowo dalam pernyataan resminya.
Sementara itu, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim memastikan bahwa 7 anggota Brimob telah diamankan terkait insiden tersebut. Mereka yang diamankan adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.
Prabowo menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam menangani kasus ini.
“Kami ingin kasus ini diusut secara tuntas dan transparan, sehingga masyarakat dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Insiden tewasnya Affan Kurniawan telah menimbulkan protes keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil. Mereka menuntut agar aparat yang terlibat dalam insiden tersebut diberi sanksi yang setimpal.
Polri telah berjanji untuk mengusut kasus ini secara profesional dan transparan. “Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan memberikan sanksi kepada aparat yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Kadiv Humas Polri (**)















