Barru, Sulsel – Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pendidikan mulai melaksanakan rekrutmen siswa dan guru untuk Sekolah Rakyat tahun ajaran 2025.
Program ini menargetkan 50 siswa tingkat SD dan 50 siswa tingkat SMP, sementara rekrutmen untuk jenjang SMA menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Kepala Dinas Pendidikan Barru, Andi Adnan Azis, mengatakan, tantangan terbesar adalah masih adanya keraguan orang tua untuk mengizinkan anak mereka masuk Sekolah Rakyat.
“Kendalanya, masih banyak orang tua yang enggan mengizinkan anaknya masuk sekolah rakyat, karena khawatir berpisah.” ujar Adnan saat kepada awak media di SMPN 17 Barru, Jumat (22/8/2025).
Padahal, lanjut Adnan,ย sekolah ini sudah dilengkapi fasilitas memadai, baik informasi, pakaian, maupun sarana olahraga.
Iya juga katakan, untuk proses seleksi, orang tua mendaftarkan langsung anak mereka dengan membawa kartu keluarga. Setelah itu, data calon siswa diverifikasi oleh tim Program Keluarga Harapan (PKH) dan Dinas Sosial menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
“Prioritas utama diberikan kepada keluarga yang masuk kategori desil 1 dan 2, sementara desil 3 hingga 5 dipertimbangkan sebagai alternatif terakhir.” Tutup Kadis Pendidikan Barru.















