Barru, Sulsel – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barru, Herman Jaya, S.Pi, menggelar kegiatan reses masa sidang III tahun 2025 di Dusun Siaung, Desa Siaung, Kecamatan Barru, Selasa (29/7/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung secara sederhana di bawah kolom rumah warga, dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat.
โDalam sambutannya, Herman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada konstituennya karena sejumlah aspirasi pada dua reses sebelumnya belum terlaksana.
โ โKami anggota DPRD menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena dua kali reses sebelumnya semua usulan belum bisa terealisasi, โ ujar Herman Jaya.
Menurutnya, keterbatasan itu terjadi karena tidak adanya alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) pada tahun ini, serta adanya efisiensi anggaran sebagai dampak dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang pengendalian belanja pemerintah.
Lebih jauh iya jelaskan, menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran difokuskan untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Pujananting.
Meski demikian, Herman menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia berharap Pokir dapat kembali masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2026.
Dalam sesi dialog, seorang warga bernama Lukman menyampaikan permintaan bantuan bibit pertanian seperti padi, durian, dan jagung.
Menanggapi hal tersebut, Herman menyatakan bahwa dirinya siap memfasilitasi bantuan tersebut melalui jalur resmi.
โBibit padi tersedia cukup banyak, nanti kita bantu. Warga juga bisa langsung mengajukan ke Dinas Pertanian. Saya kebetulan di Komisi yang membidangi pertanian, โ katanya.
Permintaan lain juga datang dari warga yang mengusulkan bantuan bibit padi unggul dan palawija. Herman menjelaskan bahwa program swasembada pangan saat ini berada dalam koordinasi TNI dan Polri, sementara bantuan bibit palawija dapat diajukan melalui dinas teknis terkait.
Salah seorang tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Herman Jaya secara langsung. Ia menilai silaturahmi seperti ini penting untuk menjaga komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, meskipun beberapa program belum terlaksana.
Kegiatan reses ditutup dengan penyampaian harapan dari masyarakat agar aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme formal.











