Manokwari, Papua Barat – Sejumlah massa yang mengaku Orangtua calon siswa baru menggelar aksi protes didepan kantor Dinas Pendidikan Manokwari Papua Barat pada Rabu, (2/7/2025).
Aksi protes dilakukan lantaran proses pendaftaran calon siswa (i) baru dibeberapa sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA Kehabisan Formulir sebelum Pendaftaran Offline dibuka.
“Tadi pagi saya ingin daftar anak saya sekolah, tapi katanya pendaftaran sudah full makanya kami kesini untuk minta kepala dinas agar anak kami bisa lolos. ” Ujar Gerda Saiba salah satu orang tua siswa.
Apa lagi, Lanjut Gerda, Anak saya sekolah di SD Taman Ria Mau ke SMP Negeri 15 Rendani tapi katanya formulir sudah habis padahal satu kompleks.
“Padahal saya datang kesini sebelum jam Pendaftaran dibuka dan rumah saya sagat dekat dari sekolah,” terangnya.
Bahkan beberapa siswa sudah menunggu dari subuh untuk mengambil formulir tapi hasilnya sama formulir habis.
“Dari jam 2 saya disini sama teman mau ambil formulir SMA Negeri 2 tapi katanya sudah Full.” Kata Putra salah satu Siswa dengan raut Kecewa.
Sedangkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari Sayuru mengatakan, Pendaftar siswa dibeberapa sekolah bukan karena ditolak akan tetapi Kouta bagi penerima siswa baru full.
“Pendaftaran calon siswa baru tahun 2025-2026 itu tidak ditolak akan tetapi Kouta yang sudah di tetapkan kementrian pendidikan bagi penerima siswa baru full.” Katanya.
Akan tetapi, apapun itu kami tetap menerima apa-apa yang menjadi keluhan orang tua siswa.
“Maka dari itu data calon siswa baru dari tingkat SD, SMP dan SMA kami tampung, hasilnya nanti kami akan di sampaikan siswa tersebut sekolah dimana nantinya,” terangnya.
Terkait adanya penambahan Kouta itu akan kami bahas bersama kadis Pendidikan dan Beberapa Kepada sekolah untuk mencari solusinya.
“Jadi kami dari dinas akan tetap bertanggung jawab agar anak-anak tetap bisa sekolah. Karena kami sudah siapkan beberapa sekolah untuk menampung para calon peserta didik baru,” Tutup Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari.













