Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
NewsPolitik

Tiga Paslon Beradu Visi Misi Pada Forum Debat Terbuka Calon Bupati Dan Wakil Bupati

×

Tiga Paslon Beradu Visi Misi Pada Forum Debat Terbuka Calon Bupati Dan Wakil Bupati

Sebarkan artikel ini

Mata Jurnalis News, MAKASSAR – Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten barru periode 2020-2025 beradu visi dan misi pada forum debat calon bupati dan wakil bupati barru tahun 2020 yang diselenggarakan di Hotel Gammara Makassar jalan Metro Tanjung Bungu Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2020).

Ketiga paket calon bupati dan wakil bupati tersebut adalah urut 1 Mudassir-Aksah Kasim (MACCA), Suardi Saleh-Azka Mappe (SS-AK), dan Malkan Amin-Salahuddin Rum (MABESSA).

Dimana Paslon urut 1 diusung dua Partai Yakni BPK dan PPP. nomor urut 2 diusing empat Partai yakni Nasdem, Demokrat, PSK dan PDIP. Sedangkan Paslon nomor urut 3 diusung lima Partai yakni, Golkar, Gerindra, Berkarya, PAN dan Hanura. Ketiga kandidat paslon tersebut di dampingi LO dan Supervesernya.

Acara debat terbuka pertama calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Barru tahun 2020 dipandu moderator Marliana Ruli mantan komisioner KPU Sulsel.

Materi debat pertama ini adalah Pembagunan Berkelanjutan Berbasis Sumber Daya Alam dan Pengembangan desa Wisata.

Dalam sambutannya Ketua KPU Barru Syarifuddin H. Ukkas Mengatakan, Ketiga paslon merupakan putra-putra terbaik di Kabupaten Barru.

Syarifuddin H. Ukkas, Ketua KPU Barru

“Satu kesyukuran buat kita semua dapat hadir dalam debat kadidat calon bupati dan wakil bupati barru, dimana sebentar kita akan mendegarkan bersama visi-misi dan program apa saja yang nantinya akan disampai ketiga kadidat, apalagi ketiga kandidat ini merupakan putra-putra terbaik di Kabupaten Barru, jadi siapapun nanti yang terpilih Insya Allah itulah yang terbaik untuk masyarakat Barru.” ujarnya.

Marliana, selaku moderator debat, pada sesi pertama memberikan kesempatan kepada masing-masing pasangan calon mempresentasikan visi dan misi dengan durasi waktu 4 menit.

selanjutnya sesi II paslon menarik nomor urut undian pertanyaan yang telah disiapkan panitia yang kemudian diserahkan kepada moderator untuk membacanya dan siap dijawab setiap calon dan terakhir antar calon saling memberikan pertanyaan dan tanggapan baliknya.

Secara umum suasana debat nampak biasa saja karena kandidat hanya boleh membawa pendukung masing-masing 10 orang.

(Red)