Iklan
📢 Pasang Iklan Anda Disini — Jangkau Ribuan Pembaca Setiap Hari!
Pariwisata

Bupati Andi Ina Resmikan Museum Budaya Colliq Pujie

×

Bupati Andi Ina Resmikan Museum Budaya Colliq Pujie

Sebarkan artikel ini
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari meresmikan Museum Budaya Colliq Pujie yang telah mengalami revitalisasi menyeluruh, Minggu (23/11/2025).
👁️ Selamat datang di Mata Jurnalis News
Setiap sorot mata jurnalis adalah cahaya kebenaran. Teruslah menulis, teruslah menyala. ✍️

BARRU, SULSEL – Bupati Barru Andi Ina kembali menorehkan sejarah penting dalam upaya pelestarian budaya. Pada malam pembukaan Festival Budaya To Berru XIV.

Tidak hanya itu itu ia juga mengadakan Festival Aksara Lontara VI, dengan meresmikan Museum Budaya Colliq Pujie yang telah mengalami revitalisasi menyeluruh, Minggu (23/11/2025).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di pelataran museum dan kunjungan pertama ke ruang pamer utama yang menampilkan berbagai peninggalan dan interpretasi sejarah tentang Colliq Pujie Arung Pancana Toa.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekhidmatan, Bupati Andi Ina melangkah memasuki ruang pamer, berhenti sejenak di depan patung dada Colliq Pujie.

Wajahnya memancarkan kekaguman yang dalam, seolah meresapi kembali perjalanan panjang sang tokoh dalam menjaga naskah-naskah penting seperti I La Galigo dan karya-karya monumental lainnya.

“Colliq Pujie bukan hanya milik Barru, tetapi milik Indonesia dan dunia. Warisan beliau adalah cahaya yang menuntun generasi hari ini untuk mencintai budaya dan ilmu pengetahuan,” ujarnya dengan nada yang sarat makna.

Andi Ina menekankan bahwa revitalisasi museum ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk menghadirkan ruang pembelajaran budaya yang lebih modern, edukatif, dan berkelanjutan.

Kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Pengembangan Budaya Digital, Direktorat Sarpras, dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX menghadirkan sentuhan profesional dalam pengelolaan konten dan kurasi museum.

“Kami ingin Museum Colliq Pujie tidak hanya menjadi tempat menyimpan sejarah, tetapi menjadi ruang hidup, ruang belajar, dan ruang inspirasi bagi anak-anak kita,” tambah Bupati.

Iklan