Iklan
News

Bikin Malu, Oknum Dosen Politani Pangkep Ditangkap Polisi Usai Judi Sabung Ayam

×

Bikin Malu, Oknum Dosen Politani Pangkep Ditangkap Polisi Usai Judi Sabung Ayam

Sebarkan artikel ini
Kampus Politeknik Pangkep (dok ist)
Kampus Politeknik Pangkep (dok ist)
Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

PANGKEP, Matajurnalisnews.com – Aktivitas yang diduga merupakan perjudian sabung ayam di lingkungan rumah dinas yang disebut ditempati seorang dosen Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep) berujung penggerebekan polisi.

Lokasi tersebut berada di belakang Kampus Politani Pangkep, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penggerebekan dilakukan aparat pada Sabtu (29/8/2026). Sebanyak 12 orang diamankan dari lokasi tersebut.

Dari jumlah itu, tujuh orang ditahan, sedangkan lima lainnya tidak ditahan karena polisi menyebut belum memiliki bukti yang cukup.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Pangkep, Ipda Khurniawan Jais, membenarkan adanya penindakan di wilayah sekitar Politani Pangkep.

โ€œMemang ada kami melakukan penangkapan di wilayah tersebut, Politeknik Pertanian Negeri (Politani),โ€ kata Jais saat dikonfirmasi wartawan pada, Rabu (16/9/2026).

Jais juga menyebut salah satu orang yang diamankan berstatus aparatur sipil negara (ASN). โ€œUntuk statusnya memang ASN, di KTP-nya tertulis ASN,โ€ ujarnya.

Informasi mengenai keterlibatan seorang dosen muncul dari penelusuran wartawan di lingkungan kampus.

Seorang petugas Politani Pangkep yang ditemui wartawan menyebut salah satu orang yang diamankan dalam penggerebekan tersebut merupakan seorang dosen berinisial A.

Petugas tersebut juga menyebut A pernah menduduki jabatan sebagai wakil di lingkungan kampus.

โ€œMemang dia dosen dan sudah pernah menjadi wakil,โ€ ungkapnya.

Menurut keterangan petugas tersebut, aktivitas sabung ayam di lokasi yang disebut berada di sekitar rumah dinas itu telah berlangsung beberapa kali.

โ€œMemang main di samping rumahnya. Memang sudah sering main, tapi hanya main saja,โ€ katanya.

Ia menyebut sebelumnya aktivitas tersebut diklaim hanya sebatas permainan dan tidak menggunakan uang.

Namun, situasi disebut berbeda saat polisi melakukan penggerebekan pada 29 Agustus 2026. โ€œWaktu ditangkap lagi pakai uang,โ€ ujarnya.

Keterangan tersebut menjadi penting karena polisi sebelumnya menyatakan telah mengamankan 12 orang dalam penindakan di kawasan Politani Pangkep dan salah satunya tercatat berstatus ASN.

Ipda Khurniawan Jais memastikan dari 12 orang yang diamankan, tujuh orang ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

โ€œYang ditahan ada tujuh orang. Sementara lima lagi tidak ditahan karena tidak ada cukup bukti,โ€ tuturnya.

Meski demikian, polisi belum menyampaikan secara terbuka identitas lengkap seluruh orang yang diamankan maupun peran masing-masing dalam dugaan aktivitas perjudian tersebut.

Kampus Belum Berikan Klarifikasi

Matajurnalisnews.com telah berupaya meminta klarifikasi kepada Direktur Politani Pangkep, Prof. Dr. H. Mauli Kasmi, S.Pi., M.Si., terkait informasi seorang dosen yang disebut diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Konfirmasi telah dilakukan melalui pesan WhatsApp. Wartawan juga mendatangi kantor Politani Pangkep untuk meminta keterangan secara langsung.

Namun hingga Rabu (16/9/2026), upaya tersebut belum mendapatkan jawaban. Direktur disebut tidak berada di ruangannya saat wartawan datang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Politani Pangkep maupun dosen berinisial A belum memberikan klarifikasi mengenai informasi tersebut.

Wartawan: Tim Red, Editor: Aisyah